Jumat, 14 November 2014

Karakter Building penerapan bagi profesi Elektromedis (Part 1 bg isi)


A. Latar Belakang
Pembangunan nasional yang sedang dilaksanakan secara menyeluruh telah mengakibatkan berbagai perubahan dalam tata kehidupan masyarakat. Sedangkan pembangunan kesehatan yang merupakan bagian integral dari pembangunan nasional pada hakekatnya merupakan penyelenggaraan berbagai upaya kesehatan untuk berkemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal yang sangat besar artinya bagi produktivitas sumber daya manusia sebagai modal pembangunan nasional.
Kebutuhan dan tuntutan akan pelayanan kesehatan bidang teknik elektromedik pada masa mendatang akan lebih meningkat baik jenis mapun kwalitasnya. Dengan disyahkan dan diundangkannya undang-undang No.23 tahun 1992 tentang kesehatan akan memberikan landasan yang lebih mantap dalam pembangunan kesehatan yang akan datang. Dengan demikian pelayanan kesehatan harus ditunjang oleh teknik elektromedik yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai dan dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, dengan berpedoman kepada standar profesi serta memiliki karakter yang baik yang dapat melaksanakan tugasnya untuk kepentingan masyarakat.


1.       Pengertian Profesi Teknik Elektromedis
a. Standar profesi teknik elektromedik: adalah pedoman dan batasan-batasan yang harus dipergunakan sebagai petunjuk dalam menjalankan profesi teknik elektromedik secara baik (UU/W No.23.1992).
b. Tenaga teknik elektromedik: seorang yang berpendidikan dalam bidang teknik elektromedik dan diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan teknik elektromedik, berdasarkan rekomendasi atau akreditasi organisasi profesi teknik elektromedik.
c. Pelayanan teknik elektromedik: kegiatan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, wasdal dan berperan serta dalam pengadaan/penerimaan, evaluasi dan pendayagunaan alkes serta bimbingan pengoperasian alat kesehatan.
d. Alat kesehatan adalah (UU.No.23 tentang kesehatan): Instrumen, apparatus, mesin, implan yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit serta memulihkan kesehatan pada manusia dan atau untuk membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.
e. Penerima pelayanan teknik elektromedik: semua bidang pelayanan, penjual jasa dan produksi alkes.
f. Tempat tugas: disemua bidang penerimaan pelayanan teknik elektromedik.

Sifat-sifat positif yang harus ada pada diri manusia khususnya Teknisi Elektromedis supaya mendapatkan keberuntungan dan kebaikan yang besar sesuai alqur'an
Mencari keridhaan Allah
QS. Al Baqarah 2/207
“Adapun orang-orang yang merelakan dirinya untuk mencari keridhaan Allah, maka Allah Maha Pemurah kepada para hamba-Nya.
jika Elektromedis melaksanakan tugasnya kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan tidak hanya memikirkan gaji dan ikhlas menjalankan tugas,maka yang didapat tentu saja kebahagiaan dan kesuksesan dunia dan akhirat.


Setia kawan
QS. At Taubah 9/71
“Kaum mukmin laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka mengajak berbuat kebajikan, mencegah kemungkaran, melakukan shalat, mengeluarkan zakat, dan mentaati Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu adalah orang-orang yang akan mendapat rahmat dari Allah, Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
Elektromedis melaksanakan tugasnya kepada masyarakat dengan rasa tolong menolong atas dasar menyayangi sesama manusia dan berbuat kebaikan dengan tidak merasa bahwa hanya dirinyalah yang paling pintar sehingga juga menolong sesama profesi jika ada kerusakan alat atau dalam pelaksanaan tugas demi kebaikan masyarakat

Mencintai
QS. Ar Ruum 30/21
“Allah tanamkan kecintaan dan kasih sayang di antara kalian. .”

Belas kasih
QS. Aali ‘Imraan 3/134
“Orang-orang taqwa yaitu orang-orang yang mau mendermakan hartanya ketika masa aman dan ketika masa perang. Mereka mampu menahan rasa marah dan mau memaafkan kesalahan orang lain. Allah mencintai orang-orang yang melakukan kebaikan semacam itu.”

Dermawan
QS. An Nahl 16/90
“Sungguh Allah menyuruh manusia supaya berbuat adil dan kebajikan, memberikan pertolongan kepada kerabat, dan mencegah segala perbuatan kotor, mungkar dan zhalim. Allah telah memberikan nasehat kepada kalian agar kalian mau taat kepada-Nya.”


Menyelamatkan nasib orang yang malang
QS. Al Balad 90/12-17
“Wahai Muhammad, apakah kamu tahu tentang jalan mendaki yang sulit? Jalan mendaki yang sulit adalah usaha memerdekakan budak, atau member makan orang lain pada masa tejadi kelaparan, atau member makan anak yatim yang masih kerabat, atau memberi makan orang miskin yang papa. Kemudian orang itu mengikuti jalan orang-orang mukmin untuk mengajak manusia beramal shalih dan menjauhi dosa, serta mengajak berkasih saying.”
Elektromedis melaksanakan tugasnya kepada masyarakat karena menyelatkan nasib orang yang kesulitan.




Berkata jujur
QS. Al Ahzab 33/70
“Wahai orang-orang beriman, taatlah kepada Allah dan berkatalah dengan perkataan yang benar.”
sebagai elektomedis harus jujur dalam menjalankan tugas, tidak korupsi dan juga menipu instansi karena korupsi atau tidak jujur dapat merugikan diri sndiri dan orang lain.

Tolong menolong
QS. Al Maaidah 5/2
“ Tolong-menolonglah kalian untuk berbuat kebajikan dan ketaatanJanganlah kalian tolong-menolong untuk berbuat dosa dan permusuhan. Taatlah kalian kepada Allah. Sungguh siksa Allah itu sangat berat.”


Patuh
QS. Huud 11/23
“Orang-orang yang beriman dan beramal shalih dan taat kepada Tuhan mereka, maka mereka itulah penghuni surga, dan mereka kekal di dalamnya.”
elektromedis harus mentaati etika profesi dan undang undang serta yang paling penting adalah kepada Tuhan Nya.

Bersaudara
QS. Aali ‘Imraan 3/103
“Wahai kaum mukmin, teguhkanlah diri kalian dalam melaksanakan Islam secara utuh. Janganlah kalian mengambil sebagian syari’at, tetapi meninggalkan sebagian lainnya. Ingatlah nikmat Allah kepada kalian, ketika kalian masih kafir pada jaman jahiliyah kalian bermusuhan. Kemudian Allah satukan hati kalian dengan Islam, sehingga kalian menjadi bersaudara. Pada jaman jahiliyah kalian mengalami masa kerusakan moral, lalu Allah selamatkan kalian dari kerusakan moral itu. Demkianlah Allah menjelaskan syari’at-syari’at-Nya kepada kalian supaya kalian memperoleh petunjuk untuk hidup bersaudara.”

Adil
QS. Al Hujurat 49/9
“Jika dua golongan orang mukmin saling membunuh, maka hendaklah kalian damaikan mereka. Jika salah satunya berbuat zhalim kepada yang lain, maka perangilah yang berbuat zhalim itu, sampai mereka kembali kepada syari’at Allah. Jika mereka mau kembali kepada syari’at Allah, maka damaikanlah mereka dengan adil. Wahai orang-orang mukmin, berlakulah adil. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.”

Tawakal
QS. Aali ‘Imraan 3/159
“Wahai Muhammad, berkat rahmat Allah kepadamu, kamu bersikap lemah lembut kepada para pengikutmu. Sekiranya kamu kasar lagi keras hati kepada pengikutmu, niscaya mereka akan menjauhi kamu. Karena itu, maafkanlah orang-orang mukmin yang bersalah. Mohonkanlah ampunan untuk mereka. Jika kamu telah berketetapan hati, makapasrahkanlah dirimu kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang pasrah kepada ketetapan Allah.”

Penerima
QS. Al Furqaan 25/63
“Orang-orang yang menjadi hamba Tuhan Yang Mahabelas kasih adalah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati. ”

dosen : Tri Arwan Samsu Hadi , S,SOS ,MBA
Penulis : Riyasani Puspitasari dan Tegar Pandu Atmojo

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda